Ini Alternatif Transportasi Murah Saat Berwisata di Kawasan Mandeh

PESSEL.ID: PAINAN - Mandeh, di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, memiliki potensi wisata yang luar biasa. Berbagai atraksi dapat dinikmati wisatawan di berbagai pulau kecilnya.

Sebut saja Pulau Sironjong Kecil dan Sironjong Besar tempat wisatawan melakukan cliff jump. Pulau Cubadak yang memiliki spot diving dan resort kelas internasional. Pulau Setan yang cocok untuk berkemah di tengah laut, dengan berbagai atraksi olahraga airnya.

Dengan semakin diliriknya potensi Mandeh oleh berbagai wisatawan, Mandeh kini semakin berbenah dengan mempersiapkan berbagai akses transportasi menuju ke sana. Berbagai alternatif jalur dapat dilalui oleh wisatawan yang ingin menuju ke sana.

Berminat mengabiskan liburan dengan berkunjung ke Kawasan Wisata Maritim Mandeh?

Simak tips KompasTravel ketika berkunjung ke Mandeh dalam Festival Langkisau 2016 serta pilihan transportasi menuju ketika berwisata di pulau-pulau kawasan Mandeh.

Menuju ke Mandeh

Kawasan Mandeh berada di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Berjarak sekitar 56 kilometer jalur darat atau sekitar satu jam perjalanan dari Padang, ibu kota Sumatera Barat.

Wisatawan dari Jakarta atau dari luar pulau Sumatera dapat melalui jalur udara terlebih dahulu menuju Bandara Internasional Minangkabau, Padang.

Wisatawan dapat memilih beberapa alternatif menuju ke kawasan wisata Mandeh. Pertama menggunakan jalur darat, bisa menggunakan mobil sewa dengan biaya Rp 300.000 per hari. Biaya tersebut sudah termasuk pengemudi, tapi belum termasuk bensin.

Selain itu di bandara juga tersedia taksi argo maupun yang berpelat hitam yang bisa mengantarkan wisatawan langsung ke Mandeh, dengan biaya berkisar Rp 100.000.

Sedangkan alternatif jalan darat lainnya, wisatawan khususnya backpacker bisa menggunakan Damri atau bisa antar kota terlebih dahulu menuju kota Padang, tepatnya di Pasar Raya Padang.

Bandara tersebut terletak di Kabupaten Padang Pariaman, sehingga butuh transportasi lagi untuk menuju ke kota Padang. Dengan Damri atau bus antar kota dikenakan tarif Rp Rp 25.000. 

Setelah itu melanjutkan dengan travel ke Pasar Tarusan, dengan tarif Rp 20.000. Setelah itu bisa menggunakan becak motor (bentor) ke Pelabuhan Carocok Terusan dengan biaya sekitar Rp 5.000.

Untuk jalur laut, Anda bisa menggunakan kapal cepat dari Pelabuhan Teluk Bayur atau dengan kapal wisata Bintang Mandeh, dari pelabuhan Muaro Padang dengan tarif Rp 300.000 sebelum sampai ke Pantai Carocok Painan.

Keistimewaan wisatawan yang memilih jalur darat menggunakan mobil sewaan ialah dapat beristirahat sejenak dan merencanakan itenerary-nya di atas Puncak Panorama Satu Mandeh. Di bukit tersebut sudah banyak penyedia jasa kapal yang menawarkan jasa penyeberangan dengan itenerary-nya masing-masing.

Menggunakan transportasi di kawasan wisata Mandeh

Setelah sampai kawasan Mandeh tepatnya di pelabuhan Carocok Terusan, wisatawan harus menyeberangi teluk menuju ke pulau-pulau yang menyuguhkan berbagai atraksi wisata yang anda inginkan.

Pertama, wisatawan dapat menyewa kapal motor penyedia jasa wisata di sana. Tarifnya berkisar mulai Rp 500.000 hingga 650.000 dalam satu hari. Sehingga kapal tersebut akan mengikuti ke mana pun wisatawan ingin berlayar.

Bagi yang datang di siang hari ataupun sore hari, disarankan menawar harga kapal tersebut sesuai waktunya. Misal datang di siang hari wisatawan dapat menawar harga kapal menjadi sekitar Rp 400.000, karena durasi waktu yang digunakan lebih pendek.

Kapal tersebut memiliki kapasitas 20 orang belum dengan pengemudinya. Tipsnya, jika Anda pergi dengan sedikit orang, Anda bisa mengajak rombongan wisatawan lain hingga berjumlah 19 orang. Dengan itu biaya kapal yang ditanggung per orang pun akan lebih murah.

Kedua, dapat langsung membeli paket-paket wisata mandeh yang ditawarkan si pemilik kapal. Berkisar Rp 250.000 untuk satu orang berkeliling dan menikmati wisata, sekaligus makan siang dan makan ringan. Harga tersebut disesuaikan dengan jumlah orang yang ikut.

Ketiga, wisatawan dapat memanfaatkan kapal antar pulau yang biasa digunakan masyarakat. Di hari kerja, masyarakat di Mandeh beraktifitas seperti biasa, kapal-kapal pengangkut anak sekolah atau pekerja pun lalu lalang dari pulau ke pulau. Wisatawan dapat menumpang dengan hanya membayar sekitar Rp 8.000 hingga Rp 10.000 tergantung jarak tempuh.

Jika Anda ingin berkunjung ke pulau yang tidak berpenghuni seperti Sironjong Kecil, dapat bernegosiasi dengan pengemudi kapal, dengan menambah sedikit uang untuk mengganti jarak tempuhnya.

SUMBER: TRAVEL.KOMPAS.COM